Manfaat Memiliki Emas

Emas lebih dari sekadar ‘uang’, banyak manfaat lain dari kepemilikan emas secara fisik. Berikut ini hanyalah beberapa di antaranya:

1. Tidak ada counterparty risk dalam emas. Ketika kita memegang emas, kita memegang tangible asset yang tidak tergantung pada janji orang lain. Tangible asset dalam genggaman kita ini menjadi semakin penting pada saat krisis keuangan melanda.

2. Konsistensi dalam daya beli. Statistik berabad-abad menunjukkan adanya korelasi yang nyata antara harga emas dengan harga komoditi-komoditi yang dibutuhkan manusia. Seandainya harga emas turun, Anda tidak mengalami penurunan dalam kemakmuran Anda, karena Anda akan tetap dapat membeli barang-barang kebutuhan Anda dengan jumlah emas yang sama.

3. Tidak bergantung pada keputusan pemerintah. Dengan memegang emas, Anda tidak perlu mencemaskan keputusan pemerintah tentang suku bunga dan sejenisnya.

4. Aset yang berada di luar sistem perbankan. Dengan emas, Anda berkesempatan untuk memiliki aset yang di luar pengaruh sistem perbankan sama sekali.

Lebih dari 900 tahun lalu, Imam Ghazali sudah mengingatkan bahwa hanya emas dan peraklah yang dapat menjadi hakim atau timbangan yang adil dalam bermuamalah. (James Turk dalam M. Iqbal: Dinar The Real Money)

Sumber :http://dinaremasku.com

Mengukur Kadar Emas

Satuan kadar adalah karat. Karat adalah satuan terkecil dari berat kalau diperdagangan logam mulia dan batu mulia. Emas murni disebut mempunyai kadar 24 karat dan biasanya disimpan dalam bentuk batangan atau disebut dengan gold ingot. 1 gram adalah 5 karat (carat) tetapi setelah menjadi perhiasan, emas selalu dilabel dengan misalnya 10 gram 18 karat.

Di dunia perhiasan emas sering dijual dengan kadar 9 karat, 16 karat, 18 karat dan 22 karat. Di Indonesia umumnya 18K dan 22K. K menunjukkan stamp atau cap pada perhiasan emas yang menunjukkan kadar emas bersangkutan.

18K berarti emas yang anda beli dari dagang perhiasan emas mempunyai kadar 75% dari 24 karat. Atau 18:24x100%=75% dalam dunia dagang atau antara pedagang sering disebut sebagai 750. Biasanya pedagang ngitungnya 3 angka dibelakang koma. Soalnya selisih 0.055 gram saja kalau harga Rp.140,000/gram ya sudah sama dengan lebih kurang ongkos pasang 1 permata. Ini berarti dalam emas 18K terdapat 25% campuran lain, campuran ini disebut alloy. Biasanya alloy campuran dari kuningan murni, tembaga murni, perak murni, seng murni dan campuran lain sesuai rahasia masing-masing pabrik yang memproduksinya.

Kadar Perak
Perhiasan perak dalam dunia perdagangan sering distamp atau cap 925. Ada yang lainnya yaitu 800 dan biasanya tanpa K di belakang 925. Angka 925 ini menunjukkan 92,5% dari kadar murni 100%. Biasanya perak murni adalah 99,99%. Tidak 100%. Bahan baku biasanya disimpan dalam bentuk biji yang disebut klicir atau granulation.

Kenapa perhiasan tidak dibuat murni?
Kalau murni, perak maupun emas mudah penyok-penyok dan cepat gores atau kusam. Kurang keras. Campuran membuat keras dan cling inilah rahasia masing-masing pabrik. Perhiasan biar tetap kilap atau cling tetapi keras.

Sumber : www.wariga.com

Gigi Emas Nenek

Seorang nenek datang berobat ke dokter gigi dengan diantar seorang anaknya. Setelah tiba saatnya, nenek tersebut masuk ke ruang praktek dokter untuk pemeriksaan, dan akhirnya gigi si nenek harus dicabut juga. Begitu si nenek keluar, anaknya langsung menghampiri dokter ingin membayar.

Dokter : "Tidak usah dibayar, Bu. Ini gratis, cuma tindakan kecil saja."

Anak : "Terima-kasih banyak dokter, Semoga amal baik dokter mendapat balasan yang setimpal."

Dokter itu hanya mengangguk sambil tersenyum. Begitu tiba di rumah, gigi si nenek diperiksa lagi oleh anaknya. Si anak berteriak kaget, "Neneeeek!!! Gigi emasnya manaaaaa??!!". (kapanlagi.com)

Sanering Uang Kertas, Lho Kok Masih Ada...?

Ada cerita menarik yang berkaitan dengan Sanering uang kertas. Sepasang suami istri terlibat perbincangan tak biasa di sebuah rumah. Sang istri kecewa kepada suaminya. “ Lho, kok dari kemarin tidak bilang kalau ada sanering.” Dengan entengnya, sang suami menjawab, “Itu rahasia negara, jadi tidak boleh diberitahu.”
Sang istri pantas kecewa sebab mimpinya untuk membeli mesin jahit hampir buyar. Hanya untuk membeli mesin jahit, ia harus menyisihkan uang gaji suaminya, selama bertahun-tahun. Sedikit demi sedikit ia menabung dengan harapan suatu saat nanti bisa menghadirkan mesin jahit impiannya di rumah. Namun, kebijakan sanering (pemotongan uang yakni nilai uang Rp 1000 menjadi Rp 1) membuat nilai tabungannya menurun, tak mencukupi untuk membeli mesin jahit.

Tahukah Anda jika perempuan yang kecewa itu adalah Rahmi Hatta, istri wakil presiden Mohammad Hatta? ........

Waktu saya balita, ada dua peristiwa menggegerkan yang terkait satu sama lain yaitu Gestapu 1965 dibidang politik dan sanering Rupiah. Untuk urusan politik, biarlah situs-situs politik yang mengulasnya. Saya hanya tertarik mengulas yang terkait dengan sektor finansial.

Waktu itu uang kertas Indonesia-Rupiah lagi mengalami nasib yang tragis setelah dalam periode lima tahun antara tahun 1960 -1965 mencapai 650 % dan indeks biaya mencapai angka 438. Index harga beras mencapai 824, tekstil 717, dan harga Rupiah anjlok tinggal 1/75 (seper tujuh puluh lima) dari angka Rp 160/US$ menjadi Rp 120,000 /US$.

Karena Rupiah yang sudah tidak tertolong lagi ini, pemerintah waktu itu terpaksa mengeluarkan kebijakan yang disebut Sanering Rupiah yaitu memotong tiga angka nol terakhir dari Rupiah lama menjadi Rupiah baru. Kebijakan ini dituangkan dalam Penetapan Presiden atau Penpres No 27/1965 yang menjadikan Rp 1,000 (uang lama) = Rp 1,- (uang baru).

Isu Sanering Rupiah juga sempat mencuat dipuncak krisis politik bebarengan dengan krisis moneter Indonesia 32 tahun kemudian yaitu antara tahun 1997-1998. Meskipun akhirnya Sanering Rupiah tidak dilakukan, seandainya hal itu dilakukan pada tahun tersebut – ini juga bukan hal yang mengejutkan – karena tiga angka nol yang pernah dihilangkan pada tahun 1965 – ternyata balik kembali dalam waktu hanya 32 tahun tersebut.

Masih kuat diingatan kita ketika kita kecil membawa uang Rp 1,- cukup untuk bekal sekolah, saat ini anak kecil mana yang cukup berbekal Rp 1,000 untuk ke sekolah ?. Sanering Rupiah memang bukanlah kebijakan yang populer untuk menjaga nilai Rupiah, disisi lain membiarkan Rupiah pada angka ribuan atau bahkan puluhan ribu seperti sekarang juga bukan hal yang praktis sebenarnya. Bisa dibayangkan betapa seluruh sistem komputer keuangan Dunia harus mengakomodasi empat digit tambahan karena ada mata uang yang memerlukan empat digit memory lebih banyak dibandingkan dengan mata uang lain di dunia.

Bila sanering tidak ada dalam kamus moneter kita dewasa ini, tidak demikian halnya dengan Korea Utara. Negeri yang diisolir oleh negara-negara lain gara-gara bermain-main dengan nuklir tersebut, awal pekan ini men-sanering uang Won-nya dengan menghapus dua digit dalam uang Won – Korea Utara. Uang 100 Won menjadi 1 Won; 1,000 Won menjadi 10 Won dst.

Yang lebih mengerikan adalah tidak semua uang Won lama bisa ditukar dengan Won baru; Per orang hanya boleh menukarkan maksimum 100,000 Won. Bagi rakyat yang memiliki uang lebih dari 100,000 Won ; maka kelebihan uang diatas 100,000 menjadi kertas sampah – yang tidak bisa ditukar lagi menjadi uang. Inilah perampasan kekayaan rakyat secara besar-besaran yang dilakukan oleh rejim pemerintah komunis negeri itu. Memang akhirnya batasan tersebut dinaikkan menjadi 150,000 Won untuk tunai dan 300,000 Won untuk rekening di bank; tetap saja perampasan besar-besaran terjadi melalui mekanisme ’penghilangan’ nilai uang kertas ini.

Memang ini terjadi di Korea Utara, negeri yang kacau balau dalam segala hal. Tetapi sesungguhnya sistem uang kertas mereka tidak jauh berbeda dengan sistem uang kertas lain yang dipakai di seluruh dunia saat ini. Nilai tukar Won sebenarnya juga tidak buruk-buruk amat, nilai resminya sebelum sanering adalah 1 US$ sekitar 135 Won – hanya nilai realistisnya kira-kira seperduapuluh dari nilai resminya – karena di pasar gelap orang menukar 2,000 Won s/d 3,000 Won untuk memperoleh 1 Dollar.

Katakanlah nilai realistik tersebut yang valid 2,000 Won s/d 3,000 Won per US$ ; ini masih tiga sampai empat kali lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan uang negeri lain yang kadang perlu angka 10,000 untuk mendapatkan 1 Dollar-nya.

Dengan membuat perbandingan ini, tentu saya tidak berharap sama sekali akan adanya sanering di negeri ini seperti yang terjadi di tahun 1965 tersebut diatas – karena kalau hal ini terjadi – pastilah chaos yang akan timbul.

Yang perlu kita sadari dan dilakukan oleh masing-masing kita adalah mempertahankan – syukur-syukur bisa meningkatkan daya beli – bukan mempertahankan atau meningkatkan angka-angka. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk ini, seperti mempertahankan asset terbesar Anda dalam bentuk stok atau komoditi– bila Anda pandai berdagang; menanam pohon, pelihara kambing dan sejenisnya bila Anda petani/peternak dst. Hanya bila Anda belum ketemu sektor riil yang pas yang bisa Anda tekuni dengan baik, mempertahankan dalam bentuk Dinar/emas adalah salah satu pilihannya yang mudah. Wa Allahu A’lam.

Sumber : http://www.arthadinar.com/

Pelajaran Dari Krisis Dubai & Century

Waktu yang lalu bersamaan dengan umat Islam di seluruh dunia merayakan Iedhul Adha dan masyarakat Amerika merayakan Thanksgiving Day – masyarakat financial diresahkan oleh kabar Technical Default-nya Dubai World semacam BUMN-nya Dubai.

Rata PenuhMengapa kegagalan sebuah ‘BUMN’ investasi semacam Dubai World (tidak ada hubungannya dengan Dinar World yang kita miliki !) bisa membuat pasar seluruh dunia panik ?, size atau ukuran yang jadi masalah. Dubai World memiliki potensi gagal bayar terhadap hutang yang nilainya mencapai US$ 60 Milyar – atau hampir sama besar dengan cadangan devisa negara kita!

Bayangkan bila Dubai World benar-benar tidak bisa membayar hutangnya pada bank-bank besar dunia ? seluruh perbankan dunia bisa jadi kena getahnya – karena system financial dunia yang terkait satu sama lain.

Mirip dengan kisruh bank Century di Indonesia – yang dengan alasan Dampak Sistemik-nya ; bank sentral United Arab Emirates di hari Ahad kemarin memutuskan untuk menolong Dubai World dengan fasilitas darurat khusus sehingga ketika semua pasar modal dan pasar uang seluruh dunia buka hari Senin kemarin – krisis Dubai World nampak sudah terselesaikan.

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari sini ?; bayangkan kalau Anda seorang penabung di sebuah bank besar di Amerika (atau dimanapun di dunia), tiba-tiba ada sebuah perusahaan raksasa di negeri nun jauh di Arab yang gagal bayar hutangnya terhadap bank Anda – maka ada kemungkinan bank Anda akan terseret pada rantai kebangkrutan yang sama. Dan apa yang terjadi terhadap uang Anda ?.

Well, mungkin Anda berpendapat kan ada Penjamin Simpanan ?. Betul, ini cukup menenangkan. Namun saya sebagai orang awam juga berfikir, kalau sistem penjamin simpanan berjalan dengan baik…bukankah seharusnya tidak ada sejumlah besar nasabah bank Century yang sampai harus berdemo dari waktu ke waktu untuk menuntut uangnya balik ?. Bukankah hak angket DPR untuk kasus Bank Century tidak juga perlu kalau lagi-lagi Penjamin Simpanan ini memang berjalan baik…?.

Jadi untuk amannya memang dalam berinvestasi kita tidak disarankan untuk menaruh seluruh telur pada keranjang yang sama; tidak masalah kalau sebagian uang kita berada di dunia perbankan –karena kemudahannya untuk transaksi kita akui belum tertandingi oleh system yang lain. Namun menaruh semua asset kita di dunia perbankan juga kurang bijaksana – karena potensi masalah – yang oleh orang pemerintah sendiri dperkenalkan ke publik sebagai – Dampak Sistemik.

Tentu kita tidak ingin kalau hasil jerih payah kita bertahun-tahun ludes oleh hantu baru bernama – Dampak Sistemik – yang konon bisa terjadi kalau bank kecil saja (sekelas Century) dibiarkan ambruk.

Kasus Century memang bak buah simalakama di negeri ini sekarang; kalau upaya penyelamatannya sudah dilakukan dengan kajian yang paripurna dan demi kepentingan penyelamatan sektor keuangan Indonesia semata karena Dampak Sistemik tersebut benar-benar ada - maka orang awam seperti kita jadi paham – betapa rawannya system perbankan ini. Diantara puluhan bank yang perkasa, satu bank lemah bisa menghancurkan seluruhnya karena hantu Dampak Sistemik ini.

Sebaliknya, bila sebenarnya perbankan cukup aman dan hantu Dampak Sistemik tersebut tidak pernah ada – maka harus ada yang bertanggung jawab atas kebohongan besar di negeri ini yang menyita begitu banyak waktu, tenaga dan pikiran bangsa ini. Semoga Allah menujukkan yang hak-itu hak sehingga kita bisa mengikutinya; dan yang batil itu batil agar kita bisa menjauhinya. Amin.

Sumber : geraidinar.com
Jika artikel ini bermanfaat silahkan berbagi dengan teman anda dengan menekan tombol di bawah ini
Bookmark and Share

Baca juga artikel terkait :
1. Ingin investasi yang adil? Pahami neracanya

Mas Bambangk Mau Buka Toko Mas

Beberapa hari ini mas Bambank sangat bosan berkerja dengan bosnya pak Katedra yang pelit, dan terkenal rajin menyuruh dia berkerja tapi sering lupa menberi bonus.
Rata Penuh
Ketika ia bertemu Zamell from bogor iapun mualai berkeluh kesah tentang pekerjaannya yang begitu gitu saja ,”tiap hari aku hanya disuruh menjual produk dan tiap bulan target naik terus , namun giliran menbayar komisi si bosku suka telat dan hitungan nya suka ngawur dan kalu ditanya bagaimana cara menghitung komisi, bosku katedra malah menjawab dengan ketus “kalau ndak mau kerja ya sana keluar aja kamu buka usaha sendiri aja, keluh mas Bambank pada bang Zamell.

wah ini ada bisnis oke mau ngak tanya bang Zamell pada bambangk, ini usaha kita sendiri loh dan modalnya tak terlalu besar namun untungnya di jamin besar dan kita bisa langsung kaya , kata Zamell pada Bambank.

Tertarik dan karena juga udah bosan pada pekerjaannya, Bambank pun langsung bertanya modalnya berapa nih mell,aku mau deh udah bosan neh kerja tak maju maju .

“ya kita patungan aja mas Bambank satu orang cukup 2 ratus ribu rupiah dan kita buka toko mas aja”kata Zamell pada Bambank

“ah mana mumkin kita buka toko mas hanya dengan modal segitu, kamu bisa aja ngibulnya : kata Bambank pada Zamell.

Cukup kok mas ,uang itu kita belikan parang dan lingis aja ,dan pada malam hari kita pergi ke toko mas dan kita buka deh, dan ambil masnya dan langsung kita kaya mendadak”kata bang Zamell pada Bambank

Bambank: kurang asem, dasar otak kriminal……………….

Sumber : hiburan.kompasiana.com

Membeli Emas alias Melindungi Kekayaan

Tahukah Anda bagaimana cara perusahaan-perusahaan besar melindungi aset bisnisnya? Mereka memiliki cara melindungi aset dengan hedging. Sebagai contoh saja, misal perusahaan tersebut memiliki hutang dalam bentuk valuta asing yang jatuh tempo dalam lima tahun yang akan datang. Maka perusahaan tersebut akan meneken kontrak pembelian valuta asing pada nilai yang disepakati, dengan tanggal realisasi sesuai jatuh tempo hutang. Memang ada biaya yang dikenakan, tapi bagi perusahaan besar tidak jadi masalah. Lebih baik membayar biaya yang besarnya dapat dipastikan, daripada menanggung resiko yang tidak terbatas. Dengan kata lain lebih baik membayar biaya untuk memperoleh nilai kurs yang terjangkau, daripada menghadapi resiko membengkaknya hutang berlipat ganda akibat gejolak nilai tukar.

Untuk kita, masyarakat umum, tentunya agak sulit untuk melakukan hedging seperti yang dilakukan perusahaan besar. Karena tentunya lebih rumit dan akses pun terbatas, dan aset yang dimilikipun tidak selalu terkait dengan nilai dollar. Karena itu, hedging yang bisa dilakukan untuk masyarakat umum yaitu dengan membeli emas atau menabung dalam bentuk emas.

Dalam hal ini emas digunakan sebagai pelindung terhadap nilai dan kekayaan. Dan pada umumnya semakin tinggi inflasi, biasanya akan semakin baik kenaikan harga emas. Dan semakin orang panik terhadap ketidakpastiaan ekonomi, maka harga emas akan semakin melambung. Akan tetapi berlaku sebaliknya, harga emas akan cenderung konstan bila laju inflasi rendah. Harga emas bahkan cenderung sedikit menurun bila laju inflasi dibawah dua digit dan kurs dollar stabil.

Karena itu, investasi emas sangat cocok dipakai sebagai pelindung nilai kekayaan. Emas nilainya cenderung stabil dan dianggap tidak punya efek inflasi (zero inflation effect). Kalangan konsultan investasi menyebut emas sebagai save heaven. Membeli emas dan menabung dalam emas merupakan aset yang aman dan stabil, sehingga disebut save heaven tersebut.

Membeli Emas

Selain itu, membeli emas atau investasi di emas berbeda dengan investasi lainnya seperti di saham, reksadana, dll, yang memerlukan perhatian khusus. Sebaliknya, menyimpan emas tidak memerlukan ketrampilan apa-apa. Hanya butuh sedikit biaya untuk menyewa safe deposit box atau Anda simpan ditempat yang aman di rumah.

Sudahkan Anda Membeli Emas dengan tujuan untuk Melindungi Kekayaan Anda? Dan bagi yang mau belajar seputar emas, Anda bisa mempelajari salah satu materinya diwebsite ini.

Sumber : www.harga-emas.com

Membeli Emas dari Hasil Lelang Pegadaian

Membeli Emas dari hasil lelang pegadaian merupakan salah satu alternatif cara membeli emas yang bisa dilakukan. Pegadaian yang merupakan resmi milik pemerintah biasanya menjamin kemurniaan emasnya selain itu tentunya untuk emas batangan ada sertifikat emas yang menjamin keasliaannya. Tapi tentunya stok emas di pegadaian biasanya tidak terlalu banyak, karena tentunya emas yang dijual merupakan barang-barang yang tidak ditebus kembali oleh pemiliknya.

Membeli Emas

Cara pembelian emas ini dilakukan dengan cara lelang, yaitu emas tersebut dijual kepada penawar tertinggi dalam sebuah lelang terbuka, dan harus terjual berapa pun harganya. Sebelum mengikuti lelang, Anda harus menyetor sejumlah uang sebagai jaminan ke rekening yang ditentukan (hal ini sama seperti lelang-lelang terbuka pada umumnya).

Memang untuk emas, mungkin tidak terlalu banyak stoknya dan variasinya pun terbatas. Tapi untuk jenis barang elektronik atau kendaraan bermotor, tentunya lebih banyak jenisnya dan peserta lelang biasanya bisa mendapatkan harga yang jauh dibawah harga pasar. Tapi untuk emas, mungkin sedikit selisihnya. Tapi tapi keuntungnya mungkin saja memperoleh barang-barang koleksi emas yang harga jualnya bisa melebihi nilai yang sebenarnya.

Sumber : www.harga-emas.com

Logam Mulia Aneka Tambang

Bagi yang sering membeli atau menjual emas batangan, kata-kata logam mulia Aneka Tambang mungkin tidak asing lagi. Logam Mulia Aneka Tambang ini adalah unit usaha PT.Aneka Tambang Tbk yang bergerak dibidang jual beli emas. PT.Aneka Tambang Tbk sendiri merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah go public (sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia). Emas adalah salah satu produk perusahaan ini.

Logam Mulia

Membeli atau menjual emas di Logam Mulia (LM) sedikit lebih ribet dibandingkan dengan bertransaksi di toko-toko emas biasa. Sebelum memasuki tempat transaksi, petugas akan meminta tanda pengenal kita, lantas mencatat data-data pribadi kita. Selain nama, nomor KTP, alamat dan nomor telepon, mereka juga meminta NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Setelah prosedur itu, kita mendapatkan tanda pengenal untuk masuk ke tempat perdagangan. Disana, pembeli satu gram pun akan dilayani. Makin berat emas yang dibeli, harga emas per gram menjadi lebih murah dikarenakan faktor biaya pembuatan. Jika kita membeli dalam jumlah banyak, ada suatu ketentuan yang berlaku, penjual menyediakan fasilitas pengantaran dengan menggunakan jasa pihak ketiga. Fasilitas ini ditujukan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan bagi pelanggan.

Logam Mulia menyediakan berbagai ukuran emas lantakan , mulai dari 1 gram sampai 1.000 gram. Seperti di toko emas biasa, ongkos jasa juga dikenakan oleh Logam Mulia. Untuk pembelian emas lantakan di kutip Rp.33.500 per gramnya. Makin besar pembelian emas, makin kecil ongkos jasanya. Logam Mulia tidak mengenakan ongkos jasa untuk pembelian emas lantakan mulai 100 gram.

Sumber : www.harga-emas.com

Emas dan Platina Dari Luar Angkasa?

Logam mulia seperti emas dan platina mungkin mulai muncul di permukaan kerak Bumi saat asteroid menghantam Bumi yang baru terbentuk miliaran tahun silam. Itulah kesimpulan hasil kajian yang dilakukan Gerhard Schmidt dari Universitas Mainz, Jerman.

Schmidt melakukan penyelidikan selama 12 tahun atas berbagai lokasi yang pernah dihantam meteorit dengan menganalisa tanah untuk melacak berbagai logam berharga ini, yang disebuthighly sederophile element (HSE). Berbagai logam dalam kelompok HSE antara lain emas, platinum, palladium, iridium, dan ruthenium.

Ia membandingkan logam-logam mulia ini dengan sampel mineral dari sejumlah lokasi, antara lain dari bagian kulit dan kerak Bumi, dari meteorit Mars yang telah ditemukan di Bumi, dan dari sejumlah analisa atas batu-batuan yang banyak mengandung HSE yang dibawa dalam misi-misi Apollo yang ditemukan di lokasi-lokasi yang dihantam meteorit di Bulan.

Kandungan HSE di sejumlah mineral tersebut ternyata memiliki kesamaan sehingga erat kaitannya kimiakosmos Bumi dan batu-batuan luar angkasa tersebut. Dari hasil perhitungannya, Schmidt menyatakan bahwa sekitar 160 asteroid besar yang kaya unsur logam berdiameter 20 kilometer akan cukup memadai untuk memberikan konsentrasi HSE yang kita dikandung Bumi saat ini.
Schmidt telah menyampaikan karyanya pada Kongres Sains Planet Eropa yang berlangsung di Muenster, Jerman.

Sumber: www.sciencedaily.com

Benda-Benda Yang Terbuat Dari Emas

1. Mobil Emas

Mobil Emas Ber merek "MERCEDES BENZ" Berharga sekitar $1.25 Milyar,Mobil ini Memecahkan Rekor Dunia karena merupakan mobil Termahal dan Termewah Di Dunia

PEMILIK: William Gates III ( ORANG TERKAYA DI DUNIA TAHUN 2009 )
Umur: 53
negara Kewarganegaraan: Amerika Serikat
Rumah: Madinah, Washington
Industri: MICROSOFT Software
Pendidikan: Harvard University, Drop Out,
Marital Status: menikah, 3 anak-anak

2. Baju Emas

Baju Emas di bawah Di Perankan oleh Model

Baju Emas ini berharga $140 juta,desainer baju ini bernama "DAVID ANTONIUS",Baju ini merupakan Baju Termahal dan Termewah Di dunia

PEMILIK: Queen Elizabeth II
Umur: 73
negara Kewarganegaraan: INGGRIS
Rumah atau Kerajaan: London,Inggris








3. Mahkota Emas


Konon Mahkota ini terbuat dari 165 gram emas murni 24 karat yang melapisi kain di mahkota,dan 49 gram berlian murni yang menghiasi tanda salib Di Atas mahkota Queen Elizabeth II

PEMILIK: Queen Elizabeth II
Umur: 73
negara Kewarganegaraan: INGGRIS
Rumah atau Kerajaan: London,Inggris

4. Bola Emas

Bola berlapis Emas Ini milik Pemain Sepak Bola "RONALDINHO".Bola Emas ini berlapis 137 gram emas 24 karat. Bola itu dihadiahkan dari "WORLD CUP 2006" karena RONALDINHO termasuk Pemain Sepak Bola Terbaik di Dunia

PEMILIK: RONALDINHO
negara Kewarganegaraan: BRAZIL
Rumah : BRAZIL dan SPANYOL





5. Komputer Emas

Komputer Berlapis Emas ini milik "ADAM SEEBACK" Salah satu Internet Marketer Terkenal di Dunia,Harga komputer ini berharga $231 juta, Komputer ini Bermerek "DELL" hanya diproduksi Tiga Buah Komputer saja

PEMILIK: ADAM SEEBACK AND FAMILY
Umur: +- 37 TAHUN
negara Kewarganegaraan: AMERIKA SERIKAT
Rumah : AMERIKA SERIKAT





6. Kamar Tidur Emas

Pemilik Kamar Tidur Berlapis Emas yang berharga $647 juta INI adalah Penyanyi POp Lengendaris di Dunia yang dikenal Dengan TARIANNYA yaitu "MICHAEL JACKSON"

Michael Jackson. Pictures, Images and Photos

PEMILIK: MICHAEL JACKSON AND FAMILY
Negara Kewarganegaraan: AMERIKA SERIKAT
Rumah : NEVER LAND
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Belajar Bisnis di Internet

Klub Bisnis Internet Berorientasi Action
 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 Emas Logam Mulia |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.